“Kenapa di Cina tidak terkena kanker payudara?”

Posted: November 7, 2008 in interest
Tag:, , , ,

Penyakit ini boleh dikatakan tidak terdapat di seluruh negeri Cina. Hanya 10.000 wanita di Cina meninggal karena penyakit ini, dibandingkan dengan persentase menakutkan bahwa satu di antara 12 wanita di Inggris meninggal dunia karena penyakit ini, dan bahkan angka ini lebih mengerikan lagi menjadi rata-rata satu di antara 10 wanita di sebagian besar negara-negara Barat. Hal ini bukanlah karena Cina merupakan negeri yang lebih bersifat pedesaan, dan tidak banyak terkena polusi perkotaan. Di daerah Hong Kong yang padat, persentase meningkat menjadi 34 di antara 10.000 wanita, namun toh masih jauh lebih sedikit daripada di Barat.
Kota-kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang juga memiliki persentase yang hampir sama dengan Cina. Padahal kedua kota ini telah diserang dengan senjata nuklir, sehingga selain kanker yang berhubungan dengan polusi, kita dapat memperkirakan adanya kasus-kasus kanker yang terkait dengan radiasi.

Kesimpulan yang dapat statistik ini sungguh mengejutkan. Apabila seorang wanita Barat pindah ke kota industri Hiroshima yang telah teradiasi, resiko terkena kanker payudara ini dapat menjadi satu berbanding dua. Tentu saja hal ini tidak masuk akal. Ilmuwan ini merasa yakin bahwa ada sebuah faktor gaya hidup yang bukan terkait dengan polusi, urbanisasi atau lingkungan hidup yang nyata-nyata telah meningkatkan kemungkinan wanita Barat terkena kanker payudara.

Penyebab perbedaan besar dalam persentase kanker payudara antara negara-negara Timur dan Barat bukanlah karena faktor genetika. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa apabila orang Cina atau Jepang pindah ke Barat, dalam satu atau dua generasi persentase kanker payudara mereka mendekati persentase dari penduduk negara di mana mereka tinggal.

Hal yang sama terjadi apabila orang-orang Timur sepenuhnya meniru gaya hidup Barat di Hong Kong. Sesungguhnya, nama populer yang disebutkan orang di Cina bagi kanker payudara adalah ‘Penyakit Wanita Kaya’. Ini disebabkan bahwa di Cina, hanya orang-orang kaya yang dapat menikmati apa yang disebut sebagai ‘Makanan Hong Kong’.
Orang-orang Cina menggambarkan semua makanan Barat, termasuk semua kudapan dari es krim dan coklat sampai spaghetti dan keju, sebagai ‘Makanan Hong Kong’ karena hanya terdapat di bekas koloni Inggris dan dulu jarang ada di daratan Cina.

Jadi yang menyebabkan kanker payudara dan banyaknya penderita penyakit tersebut hampir dipastikan berasal dari sesuatu yang berhubungan dengan gaya hidup Barat. Angka ini juga besar bagi para pria.

Komentar
  1. uNieQ mengatakan:

    wuiw..baru sy pengkonsumsi makanan itali..masuk makanan barat ya siyh??? *nda pentingku deyh!!*

    anw..thx udah mampir ke kamarku yg sederhana itu..:D soal vote,nenti ditinjau ulang nah!😀 ga bisa janji bela..:D

  2. baharazwar mengatakan:

    Salah satu farktor resiko pada kanker payudara adalah tidak menyusui.Henderson, B.E., and Bernstein,L.: Endogenous and Exogenous Hormonal Factors. In Harris,J.R., Lippman,M.E., Morrow,M., Hellman,S.(eds): Diseases of the Breast. Lippincott, Phil, 1999 p 189 menulis bahwa di Cina, para wanita menyusui anaknya dalam waktu yang lama. Mungkin hal ini juga berpengaruh

  3. infogue mengatakan:

    promosikan artikel anda di infoGue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://www.infogue.com
    http://kesehatan.infogue.com/kenapa_di_cina_tidak_terkena_kanker_payudara_

  4. Bioregulator mengatakan:

    Itu berarti makananmu adalah masa depanmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s